Asslm...
Sejak 3 hari yang lalu aq 'off' untuk praktek,, bukannya malas sih, tp.. Kondisi yang mengharuskan (hehe .. Lebay), tapi.. Emang dasarnya g mau bermalas2an, akhirnya, hari ini aq ada 'job' khusus, yaituuu "membantu persalinan'.
Nahhh ini nih ceritanya,,
Ternyata setelah menikah, membantu persalinan pasien berbeda rasanya dibanding ketika aq belum menikah (maklummm masih belum genap 4 bulan aq menikah).
Knp y??? Mungkin karena merasa seolah2 aq lah yang jadi pasiennya... Serasa jadi 'ibu' juga. Hehehehe
Perjuangan melahirkan yang Subhanallah.. 2 nyawa dalam 1 tubuh. Belum lagi, sakitnya kontraksi ketika menjelang persalinan terutama sakit akibat kontraksi yang memuncak sehingga timbullah tenaga untuk mendorong bayi lahir..
Tapi, semua terbayar ketika tangisan bayi terdengar..
Dan waaaaaaw anaknya perempuan, anak pertama dan lahir dalam keadaan sehat dan lengkap anggota tubuhnya.
Bisa dikatakan, proses persalinannya lancar. Sikap ibu yang cukup kooperatif sangat membantu. Tak ada teriakan histeris akibat sakit karena persalinan. Bahkan ketika luka persalinannya dijahit.. Mungkin ibu ini memang sudah ikhlas dengan semua proses yang akan dilaluinya dan menganggap inilah ' perjuangan ' untuk menjadi seorang ibu.. Padahal ini anak pertama lho, dimana biasanya seorang ibu muda akan berteriak-teriak kesakitan.
Pokoknya saluut dech buat si ibu muda ini. ^_^¤
No comments:
Post a Comment